Itera Tuan Rumah Diskusi Satgas PPKPT se-Sumbagsel, Bahas Strategi Pencegahan hingga Penanganan Kekerasan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Kampus Itera menjadi tuan rumah diskusi kelompok terpumpun (DKT) Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Kampus Bebas Kekerasan melalui Implementasi Permendikbudristek 55/2024” ini digelar di Aula Gedung Kuliah Umum 1 Itera, Selasa (19/8/2025).
Sebanyak 34 perwakilan Satgas PPKPT dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Lampung hadir, baik secara luring maupun daring.
Dua narasumber utama yang dihadirkan yakni Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr. Chatarina Muliana Girsang, S.H., S.E., M.H., serta Direktur Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof. Dr. Mutimmatul Faidah, S.Ag., M.Ag.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Itera, Prof. Dr. Eng. Khairurrijal, M.Si., menegaskan pentingnya forum ini.
Menurutnya, Satgas PPKPT merupakan ujung tombak dalam upaya menciptakan lingkungan kampus yang bebas kekerasan.
“Melalui forum ini, kami berharap setiap perguruan tinggi dapat berbagi praktik baik dalam pencegahan dan penanganan kekerasan, sekaligus memberi masukan bagi kementerian agar Satgas PPKPT di seluruh Indonesia semakin optimal dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Dalam paparannya, Dr. Chatarina menjelaskan substansi Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 yang mengatur langkah pencegahan, penanganan kasus, hingga kewajiban pembentukan Satgas di setiap perguruan tinggi.
Ia menyebutkan lima fokus utama kebijakan tersebut, yaitu:
1. Pencegahan diskriminasi dan perundungan,
Itera
PPKP Sumbagsel
kekerasan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
