Vaksinasi Sebabkan Kerumunan, Lukman Pura: Tidak Bisa Disebut Kegagalan

Dwi Des Saputra

Dwi Des Saputra

Bandarlampung

13 Agustus 2021 19:08 WIB
Kesehatan | Rilis ID
Direktur RSUDAM Lukman Pura usai Paripurna DPRD Lampung. FOTO: Dwi DS
Rilis ID
Direktur RSUDAM Lukman Pura usai Paripurna DPRD Lampung. FOTO: Dwi DS

RILISID, Bandarlampung — Kerumunan saat vaksinasi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) menuai banyak perhatian berbagai pihak. 

Tak sedikit masyarakat yang berharap datang ke RSUDAM, dapat diberikan suntik vaksin Covid-19 ini. 

Menyikapi kondisi tersebut, Direktur RSUDAM, Lukman Pura mengapresiasi antusias masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi. Ia berjanji akan mengevaluasi pelaksanaan agar lebih baik. 

"Tidak bisa dikatakan kegagalan, tetapi perlu kita koreksi, kami tetap laksanakan vaksinasi dengan prokes standar dan dipatuhi," kilahnya saat dikonfirmasi pada Jumat (13/8/2021).

Ia mengatakan, RSUDAM telah membuat sistem pendaftaran berbasis elektronik, agar lebih tertib dan mencegah kerumunan. 

Kemudian, ia berencana melibatkan petugas RSUDAM untuk mengantisipasi masyarakat yang datang tanpa pendaftaran melalui online. 

"Kami akan menabur petugas, jadi yang tidak terdaftar jangan datang. Semoga pelaksanaannya lebih baik lagi ke depan," ungkap dia. 

Lebih lanjut, ia mengapresiasi kinerja Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang mendapatkan bantuan 1,5 juta dosis vaksin dari pemerintah pusat. 

"Ini merupakan anugerah buat kita semua.1,5 juta dosis itu besar dan bisa menambah cakupan vaksin lebih luas, mohon doanya agar kami lebih baik melaksanakan tugas-tugas lebih baik," pungkasnya.

Diketahui, gelaran vaksinasi di RSUDAM kembali dimulai besok Sabtu (14/8/2021) dan akan direncanakan digelar sampai dengan Rabu (18/8/2021). (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

RSUDAM

Vaksinasi Gratis

Lukman Pura

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya