Unicef: 463 Juta Anak Muda di Dunia Tidak Bisa Akses Pembelajaran Daring
lampung@rilis.id
Jakarta
Djohan Pinnarwan, Corporate Responsibility Leader dari PwC Indonesia menambahkan, pandemi telah mempengaruhi setiap sektor, institusi, dan individu di seluruh dunia.
Program M-Class ini dapat menjawab empat tahap penting untuk membantu para siswa mengurangi kesenjangan digital, yaitu: konektivitas, akses, literasi digital dan keterampilan siap kerja.
Sementara Adhitia Hidayat Saputra mengatakan, saat ini masih banyak siswa yang belum paham pentingnya belajar ilmu pemrograman data analisis dan data visualisasi.
M-Class adalah sebuah inisiatif webinar dari Magnifique Indonesia dan Yayasan Dian Sastrowardoyo yang bertujuan untuk berkontribusi menyebarkan ilmu bermanfaat melalui sistem daring selama pandemi berlangsung.
“Webinar M-Class akan terus dilaksanakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh yang masih harus berlangsung selama masa pandemi ini,” pungkasArifaldi Dasril, Managing Partner Magnifique. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
