Tiga Tahun Tutup, Taman Nasional Way Kambas Kembali Dibuka Mulai 20 Desember 2023
Tampan Fernando
Bandarlampung
“Jadi hanya menikmati alamnya dan keberadaan hewan-hewan di sana. Karena gajah itu bukan satwa sirkus, tidak akan ada lagi seperti itu,” kata Yanyan.
Menurutnya, konsep baru ini memang sempat dikhawatirkan bakal menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung. Untuk itu ia mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat bahwa TNWK adalah wilayah konservasi, bukan arena sirkus.
“Ada yang bilang kalau atraksi gajah dihapus hilang dong daya tariknya. Tapi kita harus berani menerapkan konsep baru ini dan memang perlu edukasi publik,” jelas dia. (*)
TNWK
Way Kambas
Atraksi Gajah
eko wisata
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
