Sumbangan Sekolah Dikeluhkan Masyarakat, Disdikbud Lampung: Sudah Diatur Undang Undang

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandarlampung

3 Juli 2023 17:04 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Sumbangan sekolah tingkat SMA SMK dinilai memberatkan warga kurang mampu. Ilustrasi: Rilis.id Lampung/ Kalbi Rikardo
Rilis ID
Sumbangan sekolah tingkat SMA SMK dinilai memberatkan warga kurang mampu. Ilustrasi: Rilis.id Lampung/ Kalbi Rikardo

Terkait pemanfaatan sumbangan sekolah, Tommy memaparkan bahwa setiap tahun sekolah sudah menyusun Rencana Anggaran Sekolah (RAS).

Berbagai kegiatan yang akan digelar sekolah dirinci biayanya dan dibagi dari tiga sumber pendanaan. Yaitu BOS nasional, BOS daerah, dan sumbangan orang tua.

Tommy mencontohkan seperti di SMAN 2 dan SMAN 9 Bandarlampung, indeks kebutuhan anggaran per siswa mencapai Rp4,8 juta per tahun.

Hal itu lantaran kedua sekolah ini termasuk unggalan dan dilengkapi berbagai fasiltias, sepertu ruang belajar AC, layar cerdas. Sekolah ini juga sering mengikuti olimpiade yang membutuhkan dana tambahan.

Dari total kebutuhan Rp4,8 juta per siswa, dana BOS nasional hanya menutupi sekitar Rp1,8 juta. Kemudian subsidi dari BOS daerah Rp1 juta. Sementara sisanya masih ada Rp2 juta yang harus ditutupi.

“Setelah dikurangi dari BOS nasional dan BOS daerah kan masih ada 2 juta lagi, dari mana sisanya? Itu yang harus dibantu oleh masyarakat dan itu disampaikan ke masyarakat lewat rapat,” ungkapnya.

Sayangnya dalam rapat komite sekolah, banyak orang tua siswa yang tidak hadir. Namun saat hasil rapat sudah ditetapkan justru diprotes oleh orang tua yang tidak mengikuti rapat.

“Semua orangtua siswa itu selalu diundang setelah PPDB. Diminta harus hadir untuk menyampaikan aturan ini agar tidak salah paham, tapi nanti ada yang tidak hadir tapi justru mereka yang complain,” kata Tommy.

Tommy menambahkan, kalau dirata-rata per bulan sebenarnya sumbangan pendidikan itu tidak terlalu membebani. Kalau biayanya Rp3,6 juta per tahun, maka per bulannya hanya Rp300 ribu, dan kalau dibagi per hari hanya Rp10 ribu.

“Sekolah itu kan karena orang tua ingin anaknya cerdas, tapi 10 ribu per hari keberatan. Sementara ada banyak orangtua yang membeli rokok lebih mahal tapi lancar,” tandasnya.

Menampilkan halaman 2 dari 6

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

sumbangan sekolah

SMA SMK

Disdikbud Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya