Sinopsis Film Sehidup Semati Tayang Bulan Depan yang Angkat Kisah Perselingkuhan dan KDRT
RICO ANGGARA
Jakarta
RILISID, Jakarta
— Salah satu upcoming film Indonesia pada awal tahun 2024 adalah film Sehidup Semati. Film dengan genre horor thriller ini mengangkat kisah tentang kehidupan perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Film itu resmi dirilis pada Kamis 30 November 2023 lalu. Dalam film ini, Laura Basuki, Ario Bayu, Ario, Asmara Abigail, Chantiq Schagerl, Maya Hasan, Lukman Sardi, Whani Darmawan, Ivanka Suwandi, Verdi Solaiman dan Patty Angelic menjadi pemeran film yang dijadwalkan tayang 11 Januari 2024.
Film ini berkisah tentang sebuah keluarga antara Renata (Laura Basuki) dan Edwin (Ario Bayu). Pernikahan yang diharapkan bahagia justru membawa petaka bagi Renata. Karena suami yang ia cintai ternyata berselingkuh dibelakangnya.
Belum lagi Renata kerap mendapat KDRT dari sang suaminya. Hal ini membuat Renata mengalami guncangan pada kejiwaannya. Ditengah kondisi ini, Renata justru ingin mempertahankan pernikahannya.
Karena kondisi itu, membuat Renata justru mengalami hal-hal yang mengerikan karena kondisi yang menyasar pada psikologis Renata. Film garapan Upi itu sudah dinantikan penggemarnya.
Selain itu, sejumlah aktor ternama lainnya juga muncul di dalam trailer dengan membawakan karakter kuat masing-masing. Salah satunya ada aktor Asmara Abigail yang melekat dengan genre horor.
Untuk lebih jelasnya tentang film ini, kamu bisa menunggu film ini akan tayang pada 11 Januari 2023 mendatang. Film ini menampilkan adegan yang secara terang-terangan menyentil berbagai stigma yang melekat di masyarakat.
Salah satunya adanya anggapan derajat perempuan lebih rendah dibanding pria, serta kesabaran istri yang dibalas dengan surga. Bagaimana Renata dapat bertahan untuk selanjutnya? Jangan lupa tunggu film segera tayang ya. (*)
Sinopsis Film
sehidup semati
film Sehidup Semati
review film Sehidup Semati
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
