Seminar Internasional, ini Kata Lima Narasumber di APCAME 2021
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Dr. Lukmanul Hakim, S.E., M.Si, mengatakan hasil penelitian menunjukkan terdapat kesenjangan antara kinerja ekonomi jangka panjang dan saat ini, sebagian besar disebabkan oleh dampak pandemi COVID-19, terutama terhadap perekonomian dan masyarakat.
Hal itu dikatakan Lukmanul Hakim, saat menjadi salah satu pembicara dalam International Conference, The 1st Asia Pacific Conference on Accounting, Managemen and Ekonomics (APCAME) yang digelar secara virtual, Kamis (2/9/2021).
Dalam seminar dengan tema “Technological Innovation as a Strategic Movement for Business Chalanges and Opportunities in the Society 5.0”.
Lukmanul juga menjelaskan harus ada rekomendasi kebijakan untuk mendorong ekonomi dan masyarakat kembali ke lintasan pembangunan jangka panjang.
“Termasuk inisiatif untuk meningkatkan efektivitas program tanggap darurat dan mengatasi masalah struktural akibat pandemi,” kata dia.
Dia juga menjelaskan ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi. Yaitu, memperkuat daya saing sektor swasta, meningkatkan investasi di sektor-sektor strategis, mencapai reformasi ekonomi, dan meningkatkan infrastruktur.
“Hal ini akan mendukung upaya untuk memprioritaskan adopsi dan penyebaran digitalisasi dalam ekonomi, tata kelola, dan perdagangan lintas batas. Sehingga diharapkan dapat memperkuat integrasi sosial ekonomi dan lapangan kerja terutama bagi kaum muda,” kata Kaprodi Magister Manajemen Pascasarjana IIB Darmajaya itu.
Pada seminar internasional itu, hadir juga pembicara lainnya, yaitu Prof. You Lin dari Cheng Shiu University, Taiwan; Tien-Dung Luu, Ph.D, dari University Economics and Law, Vietnam; Patrick Mcrudden, Ph.D, dari University of The of England United Kingdom; dan Mohd Shahidan bin Shaari, Ph.D dari Universiti Malayasia Perlis, Malaysia.
Menurut Tien-Dung Luu, Ph.D, dalam kondisi pandemi saat ini, UKM harus menyadari pentingnya kewirausahaan strategis, komponen vital dari sumber daya manusia dalam internasionalisasi dan kinerja perusahaan.
Selain itu, sumber daya pengetahuan sangat penting untuk keberhasilan proses internasionalisasi organisasi.
Darmajaya
IIB Darmajaya
Kampus Biru
Mahasiswa
Seminar
rilis
Seminar International
Pelajar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
