Selamat! Prof Rudy Dikukuhkan Jadi Guru Besar Termuda Universitas Lampung
Tampan Fernando
Bandarlampung
“Dengan demikian, hukum Belanda sebenarnya sudah tercampur dengan hukum Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya pembangunan hukum nasional di Indonesia yang paling ideal bisa seperti pembangunan hukum di Jepang.
Yaitu dapat menggabungkan hukum barat yang berasal dari Perancis, Jerman dan Amerika dengan hukum asli Jepang yang telah berakar kuat.
“Tentunya kita akan banyak melihat banyak konvergensi yang akan menyatukan dua tradisi hukum di dunia,” tutupnya.
Prof Rudy merupakan pria kelahiran Teluk Betung Bandar Lampung, 4 Januari 1981.
Jenjang pendidikan ditempuh di SDN 2 Sumur Batu, SMPN 2 Bandar Lampung, dan SMAN 2 Bandarlampung.
Kemudian gelar sarjana diraih di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (2003).
Sedangkan magister di Kobe University, Jepang (2007), dan program doktoral di Kobe University, Jepang (2012).
Prof Rudy juga telah mengikuti banyak konferensi dan menerbitkan berbagai jurnal internasional maupun nasional.
Serta menerbitkan kurang lebih 19 buku. Ia merupakan Guru Besar ke-8 di Fakultas Hukum Unila, dan ke-111 di Universitas Lampung.
Prof Rudy
Warek Unila
Guru besar Unila
Fakultas Hukum
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
