Sederet Tempat Ibadah Tertua di Bandarlampung, Ada yang Berdiri Sejak 1808
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Selain memiliki tempat wisata alam yang indah, Kota Bandarlampung juga memiliki tempat-tempat wisata religi yang dapat dikunjungi wisatawan.
Bukan hanya tempat ibadah umat muslim, Kota Bandarlampung juga memiliki gereja dan wihara tertua yang memiliki nilai-nilai sejarah.
Berikut sederet tempat-tempat ibadah tertua dan sejarah pembangunannya di Kota Banndarlampung:
1. Masjid Jami Al-Yaqin
Masjid Jami Al-Yaqin merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Bandarlampung.
Masjid yang dibangun pada 1808 tersebut berada di jalan Raden Intan nomor 125 Kelurahan Pelita Kecamatan Enggal Bandarlampung.
Pasca melutusnya Gunung Krakatau pada tahun 1883, Masjid Al- Yaqin berada di dekat Pasar Bawah (pos polisi lama dekat Bioskop Raya) dibangun oleh pendatang dari Bengkulu.
Hingga akhirnya pada tahun 1912 masjid tersebut dipindahkan ke tanah wakaf milik seorang haji asal Menggala, H. Cik, dan penghulu Muhidi (almarhum) dengan luas 1.110 m2.
Kemudian masjid tersebut kembali direnovasi pada tahun 1923 dengan bentukan bangunan masih semi permanen dengan dinding setangah bata, setengah papan, lantai semen, atap genteng tanpa kubah dan menara.
Tempat Ibadah Tertua
Kota Bandarlampung
Masjid Tertua
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
