Rumah Daswati, Saksi Sejarah Terbentuknya Provinsi Lampung yang Kini ‘Hilang’ Tertutup Tembok dan Hutan

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

4 Mei 2024 18:18 WIB
Historia | Rilis ID
Kondisi rumah daswati yang memprihatinkan. Foto : Tampan Fernando/Rilis.id
Rilis ID
Kondisi rumah daswati yang memprihatinkan. Foto : Tampan Fernando/Rilis.id

Pada saat itu, masyarakat Lampung merasa kesulitan dalam mengurus pemerintahan maupun administrasi dikarenakan keputusan harus diambil dan disetujui pemerintah yang berpusat di Palembang.

 Akhirnya, sebagian besar masyarakat sepakat, ingin mengubah Lampung menjadi daerah tingkat I atau provinsi. Kemudian, pada tahun 1962, berbagai upaya dilakukan para pemimpin karesidenan Lampung dalam ‘memerdekakan diri’ dari Provinsi Sumatera Selatan.

Salah satuya membuat petisi untuk Pemprov Sumatera Selatan. Sayangnya, upaya tersebut tak membuahkan hasil.

Hingga pada 28 Februari 1963, diadakan rapat yang dihadiri tokoh-tokoh masyarakat Lampung dan tokoh-tokoh partai di Tanjungkarang. Rapat tersebut menghasilkan pembentukan panitia perjuangan Daswati I Lampung.

Untuk diketahui, rumah ini sudah pernah ditawarkan ke Pemprov Lampung oleh anak dari Hi. Mahmud Ibrahim selaku ahli waris seharga Rp1,5 miliar. Namun tidak ada respons.

Sayang tempat bersejarah itu kini nyaris tinggal kenangan. Bangunan fisik rumah Daswati hanya menunggu runtuh. Akankah ada yang peduli? (*) 

Menampilkan halaman 3 dari 3
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Rumah Daswati

sejarah Lampung

rumah bersejarah

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya