Peringati Hari Pers Nasional, Ketua PWI Lampung Ingatkan Jurnalis Ikut Jaga Kondusifitas
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung
— Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2024. Peringatan ini digelar dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah bersama para pengurus di Balai Wartawan PWI Lampung.
Peringatan HPN tahun ini mengusung tema "Pers Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Merawat Keutuhan Bangsa." Untuk itu, Wirahadikusumah mengingatkan dan mengajak seluruh insan pers untuk menjaga kondusifitas khususnya di masa Pemilihan Umum (Pemilu).
Ia menegaskan kondusifitas di Lampung harus tetap dijaga melalui pemberitaan yang positif serta mengawal tahapan pemilu yang sedang berlangsung.
“Saya mengajak selurh wartawan baik anggota PWI maupun yang bukan anggota ayo kita sama-sama jaga kondisi di Lampung dengan pemberitaan-pemerintahan yang sejuk," kata Wirahadikusumah pada Jumat, (9/2/2024).
Wira menyampaikan, penentuan nasib bangsa kedepannya dalam hal pemimpin akan ditentukan oleh masyarakat dalam pemilu yang dilaksanakan pada 14 Februari mendatang. Untuk itu para jurnalis untuk mengajak seluruh masyarakat di Lampung agar menggunakan hak pilihnya di tanggal pencoblosan nanti.
“Kita juga harus berperan agar dapat mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sekaligus menjaga kondusifitas karena itu harga mati terutama di Lampung," kata dia.
Dia berharap, dengan adanya peringatan HPN ini dapat meningkatkan kekompakan PWI Lampung khususnya saat puncak peringatan di Jakarta pada 17 hingga 20 Februari nanti.
“Karena PWI Lampung ini sangat terkenal kesolidannya di mata nasional oleh karena itu harus tetap kita jaga. Semoga dengan adanya milad ini juga dapat meningkatkan mutu jurnalistik dan meningkatkan minat penikmat para pembaca kita semua," tuturnya. (*)
PWI Lampung
HPN 2024
Hari pers nasional
Wirahadikusumah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
