Mau Kuliah di Prancis? Syaratnya Harus Aktif Ikut Organisasi

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

25 Februari 2021 20:17 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Warung Prancis (WP) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar webinar Pengalaman Studi di Negara Prancis, bersama Kharisma Firdausya Husein melalui virtual.

Kharisma merupakan satu diantara ratusan mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Prancis. Menurutnya, kuliah di Prancis harus mampu menguasai bahasanya.

“Bahasa pengajaran yang digunakan bahasa Prancis. Ada bahasa Inggris juga tetapi bahasa utamanya bahasa Prancis,” ungkapnya.

Mahasiswi yang kuliah di Sorbonne University ini bercerita kalau studi di Prancis harus pintar dan aktif berorganisasi.

“Di Prancis itu sangat sulit kalau nilai kita jelek, karena di Prancis itu harus bagus nilainya bila ingin diterima. Bukan saja nilai tetapi juga organisasi. Saya juga ikut C1 (kursus bahasa Prancis) selama dua bulan. Saya juga pemenang lomba bahasa Prancis nasional, yang diadakan Kedutaan Prancis Maret 2019,” tuturnya.

Kharisma juga menceritakan bahwa terdapat tradisi di Sorbonne University yang dapat memilih mata pelajaran sendiri.

“Mahasiswa juga sudah diberikan informasi sejak awal untuk ujian akan dilaksanakannya. Tidak semua mata pelajaran atau kuliah diujikan,” bebernya.

Ia menekankan agar yang memiliki keinginan kuliah di Prancis nilai harus bagus.

“Organisasi juga bagus dan curiculum vitae juga harus banyak aktivitas keorganisasian. Sertifikat itu penting dan menjadi volunteer juga salah satu keaktifan kita meskipun tidak dibayar mereka sangat menghargai,” urainya.

Kharisma berpesan kepada peserta webinar agar dapat menyeimbangkan antara mencapai nilai yang baik dengan berorganisasi dan mendapatkan pengalaman.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya