Keren! Guru SMKN 3 Klaten Bikin APD dan Masker, Bagikan Gratis ke RS

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

5 April 2020 14:55 WIB
Ragam | Rilis ID
Pembuatan baju Alat Pelindung Diri (APD). FOTO: RILIS.ID/Panji Satria
Rilis ID
Pembuatan baju Alat Pelindung Diri (APD). FOTO: RILIS.ID/Panji Satria

RILISID, Jakarta — Guru SMKN 3 Klaten, Jawa Tengah,  secara sukarela bergotong-royong membuat baju alat perlindungan diri (APD) untuk membantu petugas medis dalam penanganan COVID-19. APD hasil urunan itu kemudian dibagikan gratis ke rumah sakit. 

Salah satu guru tata busana, Mutik Rofidah, menjelaskan pembuatan baju APD dilakukan setelah pemberian tugas secara online kepada siswa sejak Senin (30/3/2020). Proses produksi memanfaatkan mesin jahit di ruang praktik jurusan tata busana yang sementara waktu tak dimanfaatkan siswa lantaran mengikuti proses pembelajaran secara online. 

Selain 10 guru dari jurusan tata busana, produksi baju OPD itu dibantu guru dari jurusan yakni perhotelan dan kecantikan. Sekitar 15 guru saban hari berbagi tugas memotong kain, menjahit, serta mengemas baju APD dari pukul 07.30 WIB hingga pukul 15.30 WIB.

Produksi baju APD pun mengikuti standar baju yang digunakan petugas medis dalam menangani pasien COVID-19. Bahan yang digunakan yakni kain spunbond. "Standar yang bahan yang digunakan standar baju APD yang sekali pakai," ujar Mutik dikutip dari solopos.com, Minggu (5/4).

Mutik menjelaskan sebanyak 50 baju APD sudah dibuat guru SMKN 3 Klaten. Puluhan baju APD itu didistribusikan ke RSD Bagas Waras Klaten, Rabu (1/4) siang.

Kepala SMKN 3 Klaten, Dionisius Pramuaji, menambahkan, produksi tersebut dilakukan menyusul petugas kesehatan kesulitan mendapatkan baju APD. Atas inisiatif pihaknya, pembuatan bahan itu memanfaatkan dana urunan guru-guru SMKN 3 Klaten.

"Dari hasil urunan mengambil sebagian gaji terkumpul dana Rp30 juta. Sebagian kami sumbangkan sementara sebagian lain kami gunakan untuk membeli bahan. Terus terang kendala kami pada bahan kain karena sulit mendapatkannya. Namun, kami tetap mencari agar proses pembuatan baju APD tetap berjalan," ungkapnya.

Pramuaji menuturkan untuk sementara 50 baju APD hasil produksi disalurkan ke RSD Bagas Waras Klaten. Produksi bakal terus berjalan menyusul ada permintaan dari sejumlah rumah sakit lainnya.

Selain memproduksi baju APD, guru SMKN 3 Klaten juga mulai memproduksi masker dengan sasaran disalurkan ke rumah sakit atau pelayanan kesehatan lainnya. Proses produksi bakal dibantu siswa kelas XII yang selesai mengikuti ujian sekolah. 

"Tetap kami mematuhi protokol kesehatan mencegah persebaran COVID-19 seperti jarak saat menjahit kami atur serta mengenakan masker," kata Pramuaji. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya