Kecoak Ternyata Bisa Jadi Bahan Kosmetik

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

11 Januari 2020 17:11 WIB
Ragam | Rilis ID
Ilustrasi kecoa jenis Periplaneta americana. FOTO: Shutterstock
Rilis ID
Ilustrasi kecoa jenis Periplaneta americana. FOTO: Shutterstock

RILISID, Jakarta — Kecoak jenis Periplaneta Americana, atau yang jamak dikenal sebagai kecoak Amerika kini digunakan sebagai bahan dalam kosmetik.

Kecoak Amerika berwarna cokelat kemerahan dengan panjang sekira 1,6 inci saat dewasa dan bisa terbang. Di Cina, kecoa juga dikembangkan untuk kosmetik dan obat.

"Itu bukan seperti kecoa-kecoa yang Anda lihat di rumah, mereka itu kecoa Jerman. Ada ratusan spesies kecoa tapi cuma jenis ini yang punya nilai medis. Ini asli dari provinsi Guangdong," kata Wang Fuming, peternak kecoak kenamaan dari provinsi Shandong, China pada Telegraph, Sabtu (11/1/2020). 

Seorang profesor di Universitas Pertanian Shandong yang juga pemimpin Asosiasi Serangga di provinsi Shandong, Liu Yusheng mengatakan kecoak adalah obat ajaib yang bisa menyembuhkan penyakit lebih cepat dibanding obat lain.

Dalam bidang kosmetik, kecoak bubuk bisa dibuat krim untuk mengobati luka bakar di beberapa rumah sakit di Cina.

Di Korea, krim kecoak bisa disulap jadi masker wajah. Sementara, sirup kecoak bisa jadi obat maag sampai TB paru.

Sejak 2011-an, permintaan kecoak di peternakan Wang melonjak. Peternakan Wang bisa panen sampai lebih dari 100 ton kecoa setahun. Dia punya delapan pekerja.

Kecoak-kecoak dibunuh sebelum mencapai empat bulan karena saat itu sayapnya akan tumbuh sempurna dan mereka akan bisa terbang.

Caranya, kecoak-kecoak akan dimasukkan dalam sebuah panci besar dan direbus.

Wang menghabiskan 160.000 euro untuk membangun peternakan kecil termasuk menyelimuti ruangan dengan plastik supaya kecoa tidak kabur.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya