Kebebasan Berkarya, Merayakan Eksistensi Mural

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

19 Agustus 2018 19:51 WIB
Potret | Rilis ID
FOTO-FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta
Rilis ID
FOTO-FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta

RILISID, Bandarlampung — Sunday Street Jamming wajar disebut lebaran para writer dan muralist. Pasalnya, kegiatan yang digelar setahun sekali ini menjadi ajang berkumpul dan unjuk karya. 

Sama seperti seni jalanan lainnya, para seniman di Sunday Street Jamming 'ngebom' di kanvas kosong berupa tembok besar dan panjang yang tentunya sudah di-block terlebih dulu. 

Pada Sunday Street Jamming 5 ini, sebanyak 43 seniman berkumpul, saling menyapa dan berbicara lewat gambar dan tulisan warna-warni.

Goresan mereka menggambarkan karakter serta kebebasan berkarya. Merayakan eksistensi kultur graffiti dan mural lewat live painting. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya