Jalan Penuh Lumpur dan Debu Akibat Stockpile Batubara, Warga Kecamatan Panjang Meradang
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung
— Warga Kecamatan Panjang, Bandar Lampung meradang karena kondisi jalan utama di daerah tersebut yang kini dipenuhi lumpur dan debu dari stockpile batubara.
Dari pantauan Rilis.id Lampung, Kamis (2/5/2024) kondisi Jalan Yos Sudarso di Panjang memang sangat memprihatinkan. Dipenuhi lumpur berwarna hitam, baik di sisi kiri maupun kanan jalan, membuat jalan kotor dan licin.
Ada warga yang terpaksa membersihkan lumpur yang sudah mengeras menggunakan sekop. Sementara saat kondisi jalan mulai kering, debu pekat beterbangan dan mengganggu pernapasan warga saat melintas.
Sejumlah warga yang marah dengan keadaan ini pun menumpahkan unek-uneknya di Grub Facebook New GWKP. Berbagai unggahan disampaikan lantaran geram dengan ulah pengelola stockpile batubara dan Pemkot Bandar Lampung yang dianggap mengabaikan masalah itu.
“Tinggal di Panjang lewat Jalan Yos Sudarso dari Pelabuhan sampai Way Lunik Kuala berasa lewat planet mars. Penuh debu bungkil tambah debu Batubara. Hanya orang Panjang yang kuat dengan semua ini,” tulis akun @Sishack Maulana.
“Gila parah bener jalan depan Gudang Garam sampai depan Gudang BW. Jalannya licin lumpur Batubara semua. Bikin kecelakaan orang saja. Tolong yang punya lahan bersihin disemprot pakai Damkar dari depan SPBU Way Lunik sampai BW. Jangan sampai orang lain berkendara korban lalu lintas jalan,” tulis akun M Teguh.
Sementara akun Kudri Taylor meminta agar Pemkot menertibkan keluar masuk angkutan Batubara di daerah tersebut.
“Admin tolong lolosin. Buat Walikota tolong ditertipin keluar masuk Batubara di depan Gudang Garam. Karena lumpurnya sangat mengganggu pengguna jalan. Hujan licin, pana debu,” tulis @Kudri Taylor.
stockpile batubara
jalan yos sudarso Lampung
Kecamatan Panjang
debu batubara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
