Dosen Universiti Malaya: Pengukuran Rasch Model Lebih Akurat

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

BANDARLAMPUNG

26 Februari 2021 16:00 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Kegiatan Lecture Note Research Methodology, Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Kamis (25/2/2021)./FOTO ISTIMEWA
Rilis ID
Kegiatan Lecture Note Research Methodology, Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Kamis (25/2/2021)./FOTO ISTIMEWA

”Ketiga, bisa memberikan estimasi yang lebih tepat; keempat, mampu mendeteksi ketidaktepatan model: dan kelima, menghasilkan pengukuran yang replicable,” terangnya.

Berbagai kelebihan inilah yang seharusnya dimanfaatkan oleh mahasiswa, peneliti dan akademisi ilmu-ilmu sosial dalam penelitian mereka, untuk mendukung hasil temuan riset yang lebih berkualitas. Pengujian instrumen dan pengesahannya adalah hal yang tidak terelakkan.

”Dan unsur esensial sebelum melangkah ke statistik inferensial. Dimana, hasilnya mencoba mendapat jawaban dari pertanyaan riset yang diajukan peneliti dapat menjelaskan kisaran yang masuk akal tentang skor murni dan hubungannya dengan skor mentah,” pungkasnya.(*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya