Dosen Teknokrat Latih Guru Paud Terapkan Metaverse pada Pembelajaran
Sulaiman
Bandarlampung
Ia juga mengatakan, teknologi metaverse dapat menghadirkan simulasi, rangkaian panorama, objek wisata, dan seluruh bentuk realitas dunia nyata yang dihadirkan dalam bentuk maya.
Penerapan teknologi metaverse ini dibantu dengan alat kacamata Virtual Reality yang dapat terhubung dengan gawai yang dimiliki oleh guru maupun peserta didik.
Sejalan dengan penerapan Kurikulum Merdeka, saat ini pembelajaran harus dituntut berpusat pada peserta didik terutama bagi Sekolah Penggerak yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Pembelajaran harus memberikan wawasan kontekstual dan otentik sehingga diharapkan dapat memberikan keterampilan utuh yang dimiliki oleh peserta didik.
"Dengan metaverse, kegiatan pembelajaran lebih menyenangkan dan memacu imajinasi anak, juga lebih efektif dan efisien," ujarnya.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. Mahathir Muhammad, SE., MM. menerangkan, Universitas Teknokrat Indonesia berupaya menjadi yang terdepan bagi upaya kolaborasi Universitas dan Satuan Pendidikan.
"kolaborasi ini dilakukan dalam peningkatan mutu pendidikan melalui adaptasi teknologi terkini seperti Metaverse, Internet of things, dan juga Robotika," tandasnya. (*)
Universitas Teknokrat Indonesia
Teknologi Metaverse
Paud
TK
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
