Direktorat MBKM Darmajaya Gelar Workshop Layanan Sistem Informasi Akademik Terintegrasi
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Sementara, Prof. Ir. Zainal A. Hasibuan, MLS., Ph.D., mengatakan Institusional Support System atau ISS adalah program di tingkat institusi yang diutamakan untuk sistem pengelolaan kampus merdeka.
"PT boleh mengusulkan program ISS lain apabila telah memiliki sistem pengelolaan kampus merdeka yang telah berfungsi dengan baik," ungkapnya.
Dosen Universitas Indonesia ini menuturkan bahwa MBKM bukan hal baru yang sebelumnya Kerangka Kurikulum Nasional Indonesia (KKNI).
"Pembelajaran MBKM ini mudah. Penggeraknya dosen agar berjalan," ujarnya.
Menurutnya, MBKM memberikan kebebasan mahasiswa/i untuk belajar di luar kampus.
"Orang belajar itu tidak hari ini ngasih tugas besok diumpulkan tetapi satu Minggu misalkan Senin dan dikirim Senin lagi. Belajar anytime anywhere," kata dia.
Prof Ucok --biasa dia disapa -- menerangkan bahwa dirinya memberikan materi tidak hanya dari pengetahuan yang sama dari tiap angkatan.
"Kita tanya kamu bisanya apa bukan kamu sudah belajar apa. Sehingga mahasiswa S1 tidak lagi dipaksa untuk menerima materi yang dulunya kita dapat saat S1," ujarnya.
Dengan memaksakan, lanjut dia, kemampuan pemahaman setiap orang berbeda.
"Nanti tidak ada satu kemampuan yang dimiliki oleh mahasiswa," tuturnya.
Direktorat MBKM
IIB Darmajaya
Workshop Layanan Sistem Informasi Akademik
Terintegrasi MBKM PKKM 2022
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
