Bawang Putih dan Suhu Tinggi 'Mujarab' Usir COVID-19, Benarkah?

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

27 Maret 2020 18:30 WIB
Ragam | Rilis ID
Bawang Putih. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S
Rilis ID
Bawang Putih. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S

Berdasarkan studi tim, terungkap bahwa virus corona tidak dapat bertahan hidup pada suhu di atas 57 °C dan akan mati di lingkungan seperti itu dalam 30 menit.

Sebuah penelitian dai tahun 2010 yang diterbitkan dalam Applied and Environmental Microbiology menunjukkan bahwa inkubasi virus corona memang lebih cepat pada suhu 4-20 °C. Dalam suhu tersebut, virus corona dapat bertahan selama 5 hingga 28 hari.

Penelitian ini pun mecoba menonaktifkan virus di suhu 40 °C, dan hasilnya virus berhasil tidak aktif lagi. Sayangnya, jika suhu dan kelembapan kembali dalam suhu normal, virus bisa kembali berkembang biak di udara.

Namun, baik bawang putih dan suhu tinggu belum dapat dipastikan dapat membasmi COVID-19.

Bahkan, upaya sering mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan masker, serta menghindari memegang hidung, mulut, dan mata dengan tangan yang masih kotor pun belum  cukup mencegah penularan virus tersebut. 

Meski demikian, untuk mencegah penularan masyarakat harus membatasi pertemuan di ruang publik, membatasi kontak langsung dengan orang-orang, menjaga imunitas dan bisa dalam masa pengobatan maka wajib untuk mengikuti anjuran dokter.  

Serta istirahat lah yang cukup, makan makanan bergizi serta hindari stres. Ayo lawan COVID-19!

 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya