Bangkit dari ‘Tsunami’, Unila Gelar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Rektor

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

15 Januari 2024 17:39 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Konferensi pers Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Rektor Unila. Foto : Tampan Fernando/Rilis.id
Rilis ID
Konferensi pers Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Rektor Unila. Foto : Tampan Fernando/Rilis.id

RILISID, Bandar Lampung — Di bulan Agustus 2022, Universitas Lampung (Unila) diterpa ‘tsunami’ saat Rektor Unila kala itu Karomani dan beberapa pejabat lainnya ditangkap KPK.

Peristiwa itu jadi momen suram bagi Unila dan membuat nama baiknya tercoreng. Namun civitas akademika dari kampus hijau ini tak mau berlama-lama di dalam keterpurukan.

Pada 18 Januari 2023, wind of change di kampus Unila mulai berhembus, saat Rektor Unila yang baru, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng resmi dilantik oleh Mendikbud Ristek. Sejak memimpin, Prof Lusmeilia mulai menjalankan langkah demi langkah untuk bangkit dari ‘tsunami’ tersebut.

Unila perlahan bangkit. Berbagai capaian positif pun berhasil diraih dalam setahun kepemimpinannya. Namun capaian ini tak terlepas dari berbagai dukungan dan bantuan dari berbagai pihak.

Untuk itu, Unila akan menggelar Refleksi 1 tahun Kepemimpinan Rektor Unila di Hotel Novotel Bandar Lampung, Rabu malam (17/1/2024).

Ketua Panitia Refleksi 1 Tahun Rektor Unila, Dr. Habibullah Jimat mengatakan Unila telah berhasil recovery dan memulihkan nama baiknya di tingkat nasional hingga internasional.

“Unila sempat mengalami situasi yang sangat pelik, terjadi turbulensi atau tsunami di tahun 2022. Alhamdulillah dengan berbagai upaya yang telah dijalankan, kita berhasil bangkit,” ujar Habibullah jimat saat konferensi pers di Gedung Rektorat Unila, Senin (15/1/2024).

Bahkan dalam setahun terakhir, Unila telah berhasil meraih prestasi di berbagai bidang dan jenjang.

Habibullah menjelaskan saat ‘badai tsunami’ menerpa, dewan eksekutif BAN PT turun survey ke Unila untuk menilai apakah Unila masih pantas mendapat akreditasi A. Namun setelah dicek, bukannya akreditasi turun, malah Unila mendapatkan akreditasi Unggul.

“Jadi ditengah kesusahan kita mendapatkan kemudahan-kemudahan, karena tim yang ada di Unila ini saling topang, saling bantu hingga memperoleh akreditasi Unggul. Ini menjadi capaian yang luar biasa,” ujarnya.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Rektor Unila

Universitas Lampung

Lusmeilia Afrani

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya