Astaga! Alat Tes di Inggris Terkontaminasi COVID-19, Angka Infeksi Melonjak

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

2 April 2020 07:00 WIB
Ragam | Rilis ID
Ilustrasi alat tes COVID-19. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.
Rilis ID
Ilustrasi alat tes COVID-19. ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi S.

RILISID, Jakarta — Komponen alat tes virus corona jenis baru (COVID-19) di Inggris dikabarkan terpapar virus itu sendiri. Hal ini menjadikan upaya tes besar-besaran di negara tersebut mengalami kendala lantaran alat uji impor tersebut terkontaminasi. 

Dilansir dari Fox News, perusahaan laboratorium pengujian, Eurofins Scientific mengirimkan email pada labroratorium pemerintah Inggris bahwa salah satu komponen tes telah terkontaminasi COVID-19, pada Senin (30/3/2020). Komponen alat tersebut berupa alat kunci pengetesan.

Namun, Eurofins Scientific yang merupakan perusahaan laboratorium berbasis di Luxembourg itu tidak dengan jelas menyatakan alasan alat-alat tersebut bisa terkontaminasi COVID-19. Pihaknya hanya menegaskan, bahwa kejadian serupa juga terjadi pada para pemasok swasta.

Angka infeksi COVID-19 di Inggis melonjak menjadi 25.150 kasus dengan 1.798 kematian per Selasa (31/3/2020). Inggris pun menjadi negara keenam dengan tingkat konfirmasi COVID-19 terbanyak di dunia.

Dengan angka konfirmasi kasus yang tinggi, Inggris dinilai masih kurang dalam melakukan pengetesan di banding negara kaya lain. Seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, maupun Jerman.

Dilansir dari The Guardian, pihak Kesehatan Publik Inggris mengklaim akan melakukan tes pada 10.000 orang setiap harinya. Namun pada Jumat (27/3/2020) tes yang dilakukan tidak lebih dari 7000 kali.

Sementara para menteri mendorong untuk melakukan 25.000 tes sehari pada pertengahan April. Angka tersebut jelas masih jauh di bawah tes harian Jerman, yakni 70.000.

Tes besar-besaran menjadi penting agar mereka yang dites positif segera mendapatkan penanganan. Selain itu, mereka yang terkonfirmasi positif juga bisa melakukan isolasi dengan segera.

Tes dan isolasi yang dilakukan dengan cepat bisa memutus rantai penyebaran semakin meluas. Sayangnya tes besar terkait COVID-19 di Inggris harus kembali ditunda karena alat impor yang dipesan terkontaminasi virus corona.  

 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya