AICIS dan Keberanian Mendefinisikan Ulang Peran Agama Oleh Prof. H. Wan Jamaluddin Z, Ph.D

Fi fita

Fi fita

Bandar lampung

2 Februari 2024 12:29 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Rilis ID
Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Para tokoh ini akan ikut serta dalam membahas solusi atas serangkaian persoalan kontemporer dari perspektif keagamaan.

Ini sejalan dengan COP28 di Dubai pada akhir 2023 yang juga mulai melibatkan tokoh agama dalam pembahasan krisis iklim. 

Keberanian Meredefinisi Peran Agama

Ketegangan antara agama dan kemanusiaan sering kali muncul karena perbedaan keyakinan, nilai, dan praktik antara kelompok agama atau antara agama dan pandangan sekuler atau humanistik.

Padahal agama menuntut pemeluknya untuk memiliki moral yang baik, melakukan beribadah, larangan melakukan pembunuhan, saling menghina serta perintahuntuk hidup berdampingan.

Berlaku adil terhadap pemeluk agama yang berbeda dan menjalin kerja sama dalam berbagai aspek kehidupan secara toleran menjadi ajaran moral yang sangat dijunjung tinggi.

Ajaran moral mampu menghantarkan pemeluknya yang berbeda agama agar saling menghormati dan menghargai sesama manusia.

Memang, tidak mungkin memandang semua agama sama, karena pada kenyataannya agama memang memiliki perbedaan dalam berbagai hal, termasuk yang prinsipil (akidah-syariah), akan tetapi memberikan pengakuan serta memberikan hak kepada masing-masing agama untuk berkembang dan ruang kebebasan bagi pemeluknya untuk menjalankan perintah agama adalah dibolehkan di dalam agama masing-masing.

Setiap agama pastilah mengajarkan cinta kasih, saling tolong menolong, berbuat baik pada sesama manusia, dan lainnya dalam rangka membangun kebersamaan dan kedamaian umat manusia.

Sebagai ajaran moral untuk mempromosikan sinergisitas dan dialog agama-agama samawi perlu ada etika global dengan metode dialog antar agama.

Menampilkan halaman 3 dari 6

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Uin ril

universitas islam negeri lampung

mahasiswa uin ril

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya