17 Daerah di Lampung Alami Kekeringan Ekstrem, 99 Hari Tidak Turun Hujan
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Lampung kembali merilis data terbaru wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem akibat dampak El Nino 2023.
Hingga 31 Oktober 2023, tercatat ada 7 kabupaten/kota di Lampung yang mengalami kekeringan ekstrem. Yaitu Waykanan, Lampung Utara, Bandarlampung, Mesuji, Pesawaran, Pringsewu dan Lampung Timur.
Sementara untuk jumlah desa yang alami kekeringan ekstrem mencapai 17 desa yang tersebar di 7 kabupaten/kota tersebut.
BMKG menyebut wilayah yang tidak terjadi hujan lebih dari 60 hari masuk dalam kategori kekeringan ekstrem. Sementara di Lampung ada daerah yang sudah 99 hari tidak turun hujan.
Berikut rincian wilayah kekeringan ekstrem, dilansir Rilis.id dari akun Instagram @bmkglampung, Kamis (2/11/2023).
1. Way Kanan
Kecamatan Negara batin, Desa Purwa Negara (99 hari tanpa hujan) dan Desa Negari Besar (66 hari tanpa hujan)
Kecamatan Pakuan Ratu, Desa Pakuan Ratu (82 hari tanpa hujan) dan Kecamatan Way Tuba Desa Way Tuba (65 hari tanpa hujan)
2. Lampung Utara :
Kecamatan Muara Sungkai, Desa Karang Sari (67 hari tanpa hujan)
BMKG Lampung
kekeringan ekstrem
el nino
kemarau panjang
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
