1.432 Pelajar Putus Sekolah di Lampung, Begini Kata Pemprov
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung —Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi merilis data jumlah siswa putus sekolah pada tahun 2023/2024. Berdasarkan data tersebut di Lampung ada 1.432 siswa putus sekolah dari berbagai jenjang. Mengutip dalam https://data.kemdikbud.go.id/ pada Kamis, 2 Mei 2024 pukul 14.00 WIB, 1.432 siswa putus sekolah berasal dari berbagai tingkatan dan tersebar di seluruh kabupaten/kota se-provinsi Lampung. Mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) 833 orang, sekolah menengah pertama (SMP) sebanyak 280 orang, sekolah menengah atas (SMA) sebanyak 171 orang dan sekolah menengah kejuruan (SMK) sebanyak 148 orang. Ditanyai soal data tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengungkapkan faktor putus sekolah di Lampung terbanyak dilatarbelakangi faktor ekonomi. "Memang perjalanan sekolah itu cukup lama. Dan saat ini masih ada masyarakat kita yang putus sekolah karena faktor ekonomi dan beberapa faktor lainnya," beber Fahrizal Kamis, 2 Mei 2024. Selain itu indeks pembangunan manusia (IPM) Lampung yang belum maksimal juga menjadi salah satu penyebab angka putus sekolah masih tinggi. "Karena IPM kita belum maksimal. Namun kalau kita lihat beberapa daerah seperti Bandar Lampung, Metro, Pringsewu sudah cukup bagus, masyarakatnya juga sudah edukatif ya," lanjutnya. Sementara untuk beberapa daerah diungkapkan Fahrizal memang masih tinggi angka putus sekolah. Seperti di Mesuji karena IPM yang masih rendah. Karenanya Pemprov Lampung terus berupaya agar angla putus sekolah pada siswa diberbagai tingkatan sekolah dapat dicegah dengan berkolaborasi bersama karena diperlukan berbagai instansi yang terlibat. "Untuk menyelesaikan masalah ini tidak dapat diselesaikan satu dinas saja. Harus dengan keseluruhan, seperti mau membangun ekonomi masyarakat dan budaya, itu perlu sehingga masyarakat akan tahu bahwa pendidikan merupakan bekal hidup anak," katanya. Fahrizal juga menyebut IPM Lampung terus membaik, bahkan pada 2023 mencapai 72,48. Nilai IPM 2023 naik 0,69 poin dari 2022 yakni 71,79. Meskipun demikian, Fahrizal menyebut bahwa angka putus sekolah juga tidak bisa ditekan hingga 0 persen atau tidak ada kasus. "Karena di negara maju seperti Amerika saja masih ada orang putus sekolah. Namu kita berupaya semaksimal mungkin memberikan kemudahan bagi siswa agar tetap bersekolah. Seperti menyediakan beasiswa melalui program kartu petani berjaya," tutupnya. (*)
Putus Sekolah
siswa putus sekolah di Lampung
jumlah siswa putus sekolah di Lampung
Pemprov Lampung
Pemprov tanggapi siswa putus sekolah
sekretaris Daerah provinsi Lampung
Fahrizal Darminto
provinsi Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
