10 Atlet Menembak Lampung Siap Rebut Medali Emas di PON 2024
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung
— Sebanyak 10 atlet menembak dari Provinsi Lampung siap bersaing dengan ratusan atlet lainnya dari seluruh daerah di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
Kesepuluh petembak Lampung itu saat ini sedang mengikuti pemusatan latihan jelang PON 2024 yang akan digelar bulan September mendatang di Aceh-Sumut.
Ketua Umum Pengurus Provinsi (pengprov) Perbakin Lampung, Brigjen TNI (Purn) Toto Jumariono mengatakan saat ini 7 orang petembak Lampung sedang mengikuti pemusatan latihan di Senayan Jakarta. Sementara 3 atlet lainnya fokus berlatih di Lampung.
Ia menegaskan, Perbakin Lampung berupaya semaksimal mungkin jadi cabor andalan bagi kontingen Lampung untuk perolehan medali di PON.
“Ada 10 atlet yang sudah lolos PON dan nantinya kita harapkan bisa berprestasi dan meraih medali. Karena KONI Lampung juga menargetkan tetap masuk 10 besar,” ujarnya saat ditemui di usai pelantikan pengurus 8 Pengkab Perbakin di lapangan tembak Sukarame, Bandar Lampung, Minggu (14/1/2024).
“Saat ini ada tujuh orang yang dilatih di Senayan. Di Lampung ini ada 3, yaitu Hendro, Bambang, dan Anton,” ujarnya.
Ia pun berharap ke depan olahraga menembak bisa semakin berkembang di Lampung dan semakin diminati banyak orang untuk melahirkan bibit-bibit atlet muda.
Menurut Toto Jumariono, menembak bukanlah olahraga ekslusif. Namun ia mengakui ada biaya lebih yang dibutuhkan membeli peralatan, seperti senjata, peluru dan lainnya.
“Menembak itu bukan harus peluru tajam, bisa juga senapan angin. Jadi nggak mahal. Sesuai prinsipnya saja, tak ada rotan akar pun jadi, yang penting sesuai prosedurnya. Mahal nggak, murah juga nggak, cukup terjangkau,” ujarnya.
Sementara Sekretaris III KONI Lampung, Adi Kurniawan mengatakan cabor menembak merupakan salah satu unggulan kontingen Lampung di PON mendatang.
Perbakin Lampung
Toto Jumariono
penembak Lampung
PON 2024
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
