Respons Warga Bandarlampung soal Vaksinasi Covid-19

Dwi Des Saputra

Dwi Des Saputra

TV - Bandarlampung

6 Januari 2021 15:08 WIB
Video | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, TV - Bandarlampung — Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana mengatakan pelaksanaan vaksinasi di provinsi ini menunggu izin Emergency Use of Authorization (UEA) yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Ia menegaskan bahwa vaksin Sinovac asal China belum dapat digunakan karena izin UEA dari BPOM belum keluar. Sebanyak 40.250 vaksin (single dose) sudah tiba di Lampung pada Minggu (3/1/2021) malam.

Baca: Pelaksanaan Vaksinasi di Lampung Tunggu UEA dari BPOM

Namun, pihaknya masih menunggu total keseluruhan vaksin yang dikirim PT Biofarma dari Bandung, Jawa Barat.

Karena sebelumnya, Reihana mengaku mendapat informasi dari Karo Ops Polda Lampung bahwa vaksin yang dikirim mencapai 45 ribu.

Vaksin disimpan di gudang milik Dinas Kesehatan Lampung. Tahap awal vaksin tersebut akan diperuntukan bagi tenaga kesehatan.

Baca: Tak Semua Warga Bandarlampung Mau Divaksin Covid-19

Tingginya angka penularan Covid-19 menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia, termasuk Lampung.

Lampung pun telah menerima kuota vaksin Covid-19 tahap pertama sebanyak 40.250 single dose pada Senin (4/1/2021) lalu.

Namun, pelaksanaan vaksinasi gratis ini ternyata tidak mudah. Pasalnya, sebagian warga menolak melakukan vaksinasi dengan berbagai alasan. Tonton sampai habis videonya. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya