Merasa Ditelantarkan, Ratusan Penumpang KMP Mutiara Persada II Mengeluh
Muhammad Iqbal
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Sebanyak 516 penumpang KMP Mutiara Persada II yang menjadi korban kandasnya kapal tersebut, mengeluh lantaran merasa ditelantarkan, di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu (8/6/2019).
Ina Yulina, (38) warga Banten, yang hendak pulang ke Lampung Selatan, merasa geram terhadap pihak management kapal tersebut, menurutnya pengelola kapal tidak menepati janji.
"Pihak management kan ngomongnya mau kasih kami penginapan di hotel, tapi tau-taunya kami tidur di lesehan ruang tunggu ini. Saya ini yang naik kapal itu ada tujuh anggota keluarga duanya anak kecil. Kami terpaksa tidur disini, katanya mau dikasih ongkoslah segala macem, buktinya apa, omong kosong semua, kalau cuma sekedar dikasih makan kami juga masih bisa beli. Kami bertahan disini karena kendaraan kami masih di dalem kapal, katanya kapalnya mau ditarik dari kemarin tapi sampe sekarang belum ada kejelasan," kesalnya sembari membanting bungkusan yang berisikan nasi.
Hal senada disampaikan oleh Hadi Irawan, bahkan menurutnya, sebelum terjadinya kapal tersebut kandas, petugas kapal yang ditumpangi olehnya itu, memadamkan lampu.
"Saya udah curiga jam 02.30 wib, kok kapal ini lampunya dimatiin. Jangan-jangan biar kami gak tau kalau kapal memang sudah kandas. Terus jam 03.00 wib, baru kami dikasih tau kalau kapal bermasalah," ucapnya.
Selain itu, dirinya pun mengharapkan pihak management kapal dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cepat.
"Kendaraan kami itu di dalam kapal semua, gimana kami bisa pulang. Apalagi ini banyak anak kecil, ngomongnya mau dibeliin susu lah, pampers lah, tapi apa. Anak-anak kami butuh susu dan pampers," bentaknya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
