Zulhas Kritik Pidato Jokowi, Hanura: Dia Tak Bisa Bedakan Fakta dan Khayalan

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

16 Agustus 2018 18:50 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketua MPR, Zulkifli Hasan bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). FOTO: RILIS.ID.
Rilis ID
Ketua MPR, Zulkifli Hasan bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). FOTO: RILIS.ID.

RILISID, Jakarta — Ketua DPP Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir, turut mengomentari pidato Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang menyinggung pemaparan Presiden Joko Widodo terkait kesenjangan ekonomi.

Menurut Inas, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu tak bisa menyampaikan fakta yang sebenarnya lantaran pikirannya tidak jernih.

"Zulkifli Hasan ini tidak bisa membedakan antara fakta dan khayalan. Jadi, ya begitu itu karena pikirannya mutar-mutar," kata Inas kepada rilis.id, Kamis (16/8/2018).

Inas menjelaskan, Jokowi telah sukses membuat perekonomian Indonesia semakin baik dan menurunkan tingkat kemiskinan. Bahkan menurutnya, untuk pertama kalinya kemiskinan di Indonesia turun di angka satu digit.

"Selain gini rasio turun, juga kemiskinan turun, malahan sekarang ini single digit yakni 9,82 persen," jelasnya.

Inas mengakui, memang masih ada masyarakat yang mengalami kemiskinan di Indonesia. Tentunya, ujar dia, hal itu terus akan diselesaikan oleh Jokowi.

"Indonesia dengan penduduk yang kurang lebih 260 juta, tentunya masih ada 25 jutaan penduduk miskin, dan tidak bisa dengan simsalabim lalu hilang semua," ujar dia.

Dia menilai, apa yang disampaikan Zulhas itu seharusnya tidak dilakukan di forum-forum resmi kenegaraan seperti di Sidang Tahunan DPR-MPR tadi. Menurutnya, adalah tidak etis mengkritik pidato presiden dalam forum resmi kenegaraan tersebut.

"Dia ini juga tidak bisa membedakan antara acara kenegaraan dengan acara kongko warung kopi," tegasnya.

Sebelumnya, Zulkifli Hasan dalam pidatonya menyampaikan tiga tantangan perekonomian nasional yang membutuhkan terobosan kebijakan dari pemerintah.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya