Yuhadi Tanggapi Dingin, Barlian Bergerak Siapkan Bukti
RILIS.ID
Bandarlampung
”Beliau (Barlian-red) sosok yang loyal lho. Kader dengan militansi luar biasa. Tiga periode duduk di DPRD Kota Bandarlampung, jelas memiliki pemikiran dan pengalaman yang luar biasa,” tuturnya.
Yuhadi pun membantah keras jika ada rumor negatif yang menyebutkan ada upaya-upaya melengserkan Barlian dari kursi parlemen dengan cara PAW (Pergantian Antar Waktu).
”Rumornya dari mana. Anda lho yang menyebut rumor itu, tiada ada dari kami. Perlu dicatat ya. Terpikirkan di benak saya saja tidak ada sol PAW itu. PAW itu kalau ada kesalahan. Lalu kesalah Barlian dimana?” timpalnya.
Menyangkut mundurnya Barlian sebagai pengurus DPD I, bagi Yuhadi itu merupakan pilihan dan hak politik yang harus dihargai.
”Mundurnya kan sebagai pengurus. Bukan sebagai kader Partai Golkar. Jadi hak-hak politiknya ya tetap. Sementara kewenangan sebagai anggota dewan, juga tetap. Begitu lho bro,” terangnya.
Di akhir perbincangan Yuhadi kembali menekankan, bahwa PAW dapat diputuskan jika Barlian terbukti membuat kesalahan yang fatal, dan cara-cara yang dilakukan telah menodai Partai Golkar.
”Jangan seenaknya kita mempermainkan posisi seseorang. Ini era demokrasi lho. Saya memahami kondisi beliau saat ini. Nanti saatnya tepat, saya akan ngobrol dengannya, apa pun kondisinya dia adalah senior saya yang sangat saya hargai,” ulas Yuhadi.
Terpisah, Barlian Mansyur menganggap, apa yang diutarakannya merupakan fakta yang terjadi dan dialaminya. Tidak ada rekayasa apalagi upaya melahirkan rumor negatif untuk menjatuhkan Arinal pada posisi ketua DPD I maupun calon gubernur.
”Demi Allah ini fakta yang saya alami. Apa yang saya katakan benar adanya. Instruksi tidak lazim itu saya terima dari Arinal maupun Yuhadi,” timpalnya.
Kondisi ini, sambung Barlian, tidak terlepas dari kegelisahaannya melihat carut-marut pilgub yang dihujani dengan money politics di mana-mana.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
