Yakin Rebut Suara Jateng, Kubu Prabowo: Stigma Kandang Banteng Akan Kita Ubah
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi meyakini, pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu bisa meraih suara sebanyak-banyaknya di Provinsi Jawa Tengah. Hal itu lantaran telah diresmikannya Seknas Prabowo-Sandi di Solo Raya oleh Cawapres Sandiaga Uno pada Minggu (30/12/2018) kemarin.
Ketua Seknas Prabowo-Sandi, M Taufik, menegaskan, pihaknya akan mampu mengubah stigma Jawa Tengah sebagai kandang banteng karena menjadi lumbung suara bagi PDI Perjuangan selama ini.
"Stigma kandang banteng itu akan kita ubah. Kemarin kan waktu Pilgub Jawa Tengah, Sudirman Said itu suaranya sampai 42 persen yang sebelumnya menurut mereka paling cuma 20-an. Saya kira akan ada perubahan besar lah di Jawa Tengah," katanya kepada rilis.id, Selasa (1/1/2019).
Taufik kemudian menceritakan proses mendirikan posko Seknas Prabowo-Sandi di Jawa Tengah. Saat itu, menurutnya, masyarakat langsung antusias dan bahkan menawarkan diri agar rumahnya dijadikan posko.
"Artinya ada keberanian muncul sekarang di tengah-tengah masyarakat Jawa Tengah. Respons masyarakat Jawa Tengah positif sekali. Kita sangat apresiasi," ujarnya.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu mengungkapkan, nantinya Seknas Prabowo-Sandi di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah itu akan membantu dalam memenangkan Pilpres 2019. Salah satunya, dengan menggerakkan masyarakat mulai dari desa-desa.
"Jangan anggap remeh suara-suara masyarakat kecil. Kami akan terus kerja keras dan kerja cerdas. Kami tak pernah lelah konsolidasi menemui langsung masyarakat," ungkapnya.
Sebelumnya, cawapres Sandiaga Uno meresmikan Seknas Prabowo-Sandi Solo Raya yang berlokasi di Jalan Adi Soemarmo nomor 299, Klodran, Colomadu, Karanganyar. Peresmian ini sekaligus membuka beberapa posko lain di Jawa Tengah, antara lain di Pekalongan, Kendal, dan Semarang.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
