Tuding Sandiaga Bersandiwara, PAN Sebut Erick Tohir 'Lebay'
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno menyebut Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir terlalu berlebihan alias lebay karena menuding Cawapres 02 Sandiaga Uno melakukan sandiwara saat berkampanye di salah satu pasar di Sumatera Utara.
Apalagi, kata dia, Ketua Umum PAN Zulkifil Hasan bersama Sandiaga sudah lebih kunjungi 70 kabupaten/kota di Indonesia murni menyerap aspirasi.
"Tidak ada satupun melihat sandiwara meskipun ada penolakan di tempat tertentu," ujar Eddy di Jakarta, Jumat (14/12/2018).
Eddy pun meminta, semua pihak meniru gaya Sandiaga yang tetap bersahaja meski mendapat penolakan dari warga di pasar.
Mengingat, kata dia, Sandiaga telah berkomitmen untuk melakukan kampanye damai pada Pilpres 2019.
"Meskipun kita berbeda di dalam pilpres ini tapi sebagai anak bangsa kita tetap bersaudara," tukasnya.
Sebulumnya, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, cukup gerah atas rekayasa dan fitnah yang lagi-lagi muncul di publik saat pelaksanaan kampanye.
Ia menyebut, peristiwa penolakan calon wakil presiden Sandiaga Uno saat berkunjung ke pasar oleh para pedagang di pasar Kota Pinang, Labuhan Batu, Sumatera Utara, sebagai sebuah sandiwara.
"Kemarin juga ada isu di Sumut (Sumatera Utara), dipasang-pasang poster ternyata yang pasang grupnya sendiri. Ini kan bagaimana coba," kata Erick usai menghadiri pertemuan dengan Direktorat Hukum dan Advokasi TKN di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (13/12).
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
