TGB Dinilai Enggak Akan Tingkatkan Elektoral Jokowi
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Pengamat politik, Hadi Syaroni, menilai Tuan Guru Bajang (TGB), Muhammad Zainul Majdi berpeluang kecil untuk menjadi cawapresnya Joko Widodo pada Pilpres 2019.
"Memang TGB dekat para ulama, namun belum tentu meningkatkan elektabilitas Jokowi," kata Hadi di Jakarta, Jumat (13/7/2018).
Meski TGB dekat dengan para ulama dan mampu menggaet pemilih dari kalangan muslim, namun tidak cukup membantu meningkatkan elektoral.
"Belajar dari pemilu tahun-tahun lalu, cawapres dari kalangan ulama juga kurang membantu elektoral," katanya.
Menurut dia, menjelang Pilpres politik identitas akhir-akhir ini memang menguat, apalagi pasca isu Ahok dan aksi bela Islam 212.
"Bukan rahasia umum jika Jokowi selalu disudutkan dengan isu agama," ujar dia.
Menurutnya, pilihan pragmatis memang memilih cawapres dari kalangan agama, untuk menutupi celah yang berpotensi akan dimanfaatkan koalisi seberang.
Hadi malah berpendapat sosok Mahfud MD lebih cocok mendampingi Jokowi karena memiliki basis massa politik dan menjadi alternatif isu agama.
"Mahfud bisa menjembatani basis masa agama, serta memiliki latar belakang politik yang cukup kuat," ujarnya.
Berbeda dengan pandangan pengamat politik dari Indonesian Demokratic Center for Strategic Studies (Indenis), Girindra Sandino, yang bilang TGB malah jadi "kuncian" Jokowi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
