Soal Survei SMRC, PSI Minta Pendukung Jokowi Tak Lengah
Sukma Alam
Jakarta
RILISID, Jakarta — Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo unggul 60,2 persen dari penantangnya, Prabowo Subianto, yakni 28,7 persen berdasarkan survei dari Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Menanggapi itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni, meminta para pendukung capres petahana itu tak lengah.
Menurut pria yang akrab disapa Toni itu, hasil survei tersebut penting untuk dipelajari sekaligus memotivasi agar melakukan kerja politik yang lebih giat lagi.
"Hasil baik dalam survei tersebut tidak boleh membuat para pendukung Pak Jokowi lengah dan terninabobokan," katanya melalui siaran persnya kepada rilis.id, Senin (8/10/2018).
Dia mengingatkan, kerja-kerja politik tim pendukung untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin hanya tinggal enam bulan lagi. Sehingga, menurutnya, para kader partai dan relawan harus sama-sama kerja keras dalam ikatan solidaritas dan gotong royong.
"Mengamati hasil survei SMRC, dengan seizin Allah yang termanifestasi dari suara rakyat, Insya Allah Pak Jokowi akan memimpin Indonesia kembali untuk lima tahun yang akan datang," ujarnya.
Toni meyakini, Jokowi-Amin akan bisa memenangkan pertarungan di Pilpres 2019. Menurut dia, hanya isu-isu hoaks yang bisa mengalahkan pasangan tersebut.
"Alhamdulillah, jauh-jauh hari strategi mereka terkuak dengan tertangkapnya Ratna Sarumpaet. Kader partai dan relawan harus benar-benar siap menghadapi serangan lainnya," tandasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
