Simpan Dana Pilgub di Bank Mandiri, KPU Kambing Hitamkan Bank Lampung
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Nanang Trenggono mengklaim penyimpanan dana Pilgub 2018 di Bank Mandiri sudah sesuai peraturan dan mendapatkan restu gubernur maupun KPU RI.
“Kami memilih Bank Mandiri karena jaringannya sampai ke daerah, tidak seperti Bank Lampung tidak sampai di kecamatan atau desa,” katanya kepada wartawan usai rapat dengar pendapat dengan Pansus Money Politics DPRD Lampung, Selasa (14/8/2018).
Mengenai mobil Toyota Innova dan Avanza, Nanang menegaskan bentuk komitmen Bank Mandiri dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan Pilgub Lampung.(Baca juga: Kisruh Anggaran Pilgub, Bunga Deposito Bank Mandiri dan BRI Disoal)
“Kendaraan itu juga tidak menjadi kendaraan pribadi, tetapi aset negara yang digunakan sebagai operasional KPU Lampung,” kilahnya.
Sementara Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah menjelaskan bahwa pihaknya menyimpan dana pengawasan di BRI sudah sejak tahun 2012.
“Jadi bukan karena ada sesuatu apanya, kami menyimpan di BRI, tidak," ujarnya.
Dihubungi terpisah, Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni tidak mempersoalkan pemilihan Bank Mandiri dan BRI.
“Diserahkan ke KPU, kemungkinan dana dari APBN melalui BRI atau Mandiri, jadi tidak ada keharusan ke bank daerah,” singkatnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
