Sandiaga Dinilai juga Sosok yang Religius

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

13 Agustus 2018 11:40 WIB
Elektoral | Rilis ID
Cawapres Prabowo, Sandiaga Uno. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Cawapres Prabowo, Sandiaga Uno. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin menilai, cawapres Sandiaga Uno tak kalah relegius dan dekat dengan ulama. Apabila, penilaiannya berdasarkan ukuran keshalehan langit.

Hal ini dikatakan Ujang menanggapi perbandingan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Prabowo yang sedar awal digandeng ulama justru memilih Sandi sedangkan Jokowi yang anti ulama memilih Ketua MUI menjadi pendampingnya.

Menurut Ujang, sosok Sandi lebih diuntungkan karena merupakan generasi muda sukses yang dapat menjadi acuan anak muda milenial. Ditambah, ia juga rajin menjalankan ajaran agama.  

"Sandi juga sangat religius. Dia sejak kecil puasa Senin-Kamis. Terlepas dari itu, Sandi merupakan sosok muda sukses yang bisa dijadikan contoh bagi generasi muda sekarang dan akan datang. Kelebihan dia juga banyak uang," ujar Ujang di Jakarta, Senin (13/8/2018).

Meskipun, Ujang mengakui Sandi memang tidak bisa dibandingkan dengan ulama. Namun, masing-masing tentu memiliki keunggulan. 

"Karena dalam ilmu perbandingan politik. Perbandingan itu harus setara. Misalnya membandingkan apple to apple. Jadi tidak bisa dibandingkan dengan ulama," tukasnya.

Kendati demikian, menurut Ujang, keputusan koalisi Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat memilih cawapres bukan dari kalangan ulama tidak lah masalah. Mengingat mayoritas umat Islam khususnya serpihan aksi 212 berada di barisan Prabowo.

"Kekuatan sebagian umat Islam masih dalam barisan Prabowo. Namun kekuatan itu tidak harus ditampilkan dalam wajah Cawapres," tandasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya