Relawan Perbatasan Deklarasi Dukungan 'Terimakasih Untukmu Jokowi'
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat Arus Bawah Jokowi, Michael Umbas, menyatakan para relawan yang berada di sejumlah daerah perbatasan RI akan mendeklarasikan dukungannya kepada Jokowi di Pilpres 2019.
Deklarasi tersebut berlangsung di Sabang, Miangas, Rote dan Merauke pada Rabu (8/8/2018). Mereka juga akan memberikan dorongan moriil atas pencalonan Presiden RI petahana tersebut.
"Deklarasi ini adalah momentum historis, sekaligus membanggakan. Di mana rakyat di empat daerah yang jadi ujung penjuru negeri, sepakat mendaulat kembali Jokowi," kata Umbas dalam siaran persnya.
Acara yang digagas para relawan ini, kata dia, juga akan diikuti para simpatisan Jokowi serta masyarakat umum. Intinya, mereka sepakat untuk menjadikan mantan Gubernur DKI ini memimpin kembali Indonesia.
Deklarasi ini secara simbolik memiliki landasan kuat bagi rakyat di empat titik tersebut. Apalagi, di masa kepemimpinannya, Jokowi kerap mendatangi daerah-daerah tersebut, memastikan pembangunan di sana.
"Presiden Jokowi telah menginjakkan kaki di Sabang, Miangas, Rote dan Merauke, ia datang memastikan sendiri implementasi pembangunan infrastruktur 'Indonesia Sentris' di empat daerah itu," ujarnya.
Lebih dari itu, berbagai kebijakan dan program Jokowi juga telah direlasisasikan. Inilah yang menjadikan pulau-pulau terluar itu sebagai serambai Indonesia, yang kini punya infrastruktur dan aksesibilitas.
"Masyarakat juga sudah menikmati dampak dari kebijakan Presiden Jokowi sesuai komitmen Nawacita," tambah Umbas.
Sebagaimana yang telah direncanakan, deklarasi di empat daerah tersebut akan mengedepankan kearifan lokal serta budaya setempat. Konsep ini menekankan keberagaman yang terikat Bhineka Tunggal Ika.
"Berbagai ekspresi rakyat Sabang, Miangas, Rote dan Merauke akan dituangkan dalam doa, dan ungkapan yang dibungkus sesuai kearifan lokal," ujar dia.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
