Presiden atau Wapres, ETOS Indonesia Tetap Dukung Erick Tohir

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

30 Maret 2022 21:44 WIB
Politika | Rilis ID
Ketua DPP ETOS Indonesia, Andi Desfiandi (tengah), Rabu (30/3/2022). Foto: Sulaiman
Rilis ID
Ketua DPP ETOS Indonesia, Andi Desfiandi (tengah), Rabu (30/3/2022). Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Erick Tohir Sahabat (ETOS) Indonesia mendeklarasikan dukungannya kepada Menteri BUMN Erick Tohir dalam kontestasi Pilpres 2024 sebagai calon presiden maupun wakil presiden.

Ketua DPP ETOS Indonesia, Andi Desfiandi, mengungkapkan, Erick Thohir adalah sosok yang cocok dan tepat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin yang berakhir pada 2024.

Dia menjelaskan, Provinsi Lampung dijadikan daerah pusat lantaran, Erick Tohir memiliki orang tua yang lahir di Lampung. Sehingga, ini dinilai seperti tapak tilas.

"Jadi insyaallah, Erick akan menjadi pemimpin Indonesia yang berasal dari Lampung," ujarnya usai deklarasi di Emerald Hill Residence, Bandarlampung, Rabu (30/3/2022) malam.

Menurutnya, Erick sosok yang lengkap. Hal tersebut dapat dilihat dengan kinerja sebagai Menteri BUMN dan juga aktif dalam kegiatan sosial. 

"Tokoh muda yang bertalenta dan dinilai mampu memajukan Indonesia," kata dia.

Ditanya perihal perahu partai, Andi mengatakan, banyak tokoh nasional yang tidak masuk dalam partai politik. Dan di Indonesia semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin.

"Tetapi, dengan tidak memiliki latar belakang politik, Erick dinilai tidak memiliki catatan hitam politik praktis, beliau ini profesional," ujarnya. 

Selain itu, ETOS Indonesia mendukung individunya, bukan karena latar belakang partai. Sehingga apabila Erick dipinang oleh partai manapun, pihaknya tetap mendukung Erick. (*) 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

ETOS Indonesia

Erick Tohir

Pilpres

Pemilu

2024

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya