Prabowo Ogah Pilih Cawapres dari Ijtimak Ulama, Begini Komentar GNPF

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

8 Agustus 2018 17:02 WIB
Elektoral | Rilis ID
Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) menggelar aksi damai. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) menggelar aksi damai. FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama menanggapi sikap Prabowo Subianto yang tidak mengambil tokoh dari rekomendasi hasil ijtimak ulama sebagai calon wakil presidennya. Bahkan hingga kini, Prabowo belum juga memutuskan sosok pendampingnya itu di Pilpres 2019. 

Wakil Ketua GNPF Ulama Zaitun Rasmin mengaku, pihaknya menghormati siapapun yang akan dipilih Prabowo. Ia pun mengembalikan putusan tersebut kepada mantan Danjen Kopassus itu.  

Terpenting, kata dia, ulama telah berusaha dengan baik mencari sosok yang pantas mendampingi Prabowo. Sebab, para ulama peduli terhadap masalah kebangsaan saat ini. Menurut Zaitun, siapapun tidak boleh menunggu lama khususnya yang menyangkut urusan bangsa.

"Kita tidak boleh menunggu," ujar Zaitun kepada wartawan di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Zaitun mengungkapkan, adanya ijtimak yang dilakukan kemarin juga merupakan upaya ulama agar umat Islam di Indonesia tidak perlu menunggu siapa yang akan maju menjadi wakil presiden.

"Mungkin saja dengan rekomendasi bisa lebih mudah bagi Pak Prabowo untuk memilih cawapresnya," tukasnya.

Diketahui, Itimak Ulama sebelumnya merekomendasikan dua paket duet capres dan cawapres. Pertama paket Prabowo Subianto dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri. Kedua, Prabowo Subianto-Ustaz Abdul Somad.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya