Pilpres 2019, Pengamat: Peluang Poros SBY Sulit

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

23 Februari 2018 16:45 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Pengamat politik Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menjelaskan, kemungkinan terbentuknya poros Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sulit terealisasi.

"Pertanyaannya SBY bisa ambil PAN atau PKB enggak? Misalnya Jokowi ambil PKB dan Prabowo ambil PAN. Jadinya SBY enggak bisa buat poros baru," kata Pangi kepada rilis.id, Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Sejauh ini, kemungkinan untuk poros pemilu 2019, akan menjadi tiga. Pertama Gerindra, kedua poros PDI Perjuangan dan Ketiga Demokrat yang digawangi SBY.

Namun, Pangi melihat, pembentukan poros Demokrat bisa terjadi jika SBY mampu meyakinkan Partai PAN dan PKB. Sebab, Demokrat tak akan bisa membangun poros baru tanpa dukungan dua partai yakni PKB dan PAN.

Jika demikian, kemungkinan SBY akan merapatkan ke poros Jokowi (PDI Perjuangan). Hal itu sangat dimungkinkan jika Agus Harimurti Yudhoyono bisa digandeng menjadi wakil Joko Widodo atau Prabowo Subianto. 

"Jika tidak terbentuk ya SBY akan memilih ke Jokowi atau ke Prabowo. Nampaknya, SBY mau ke Jokowi tapi digandeng anaknya," tandasnya.

Sementara itu, posisi PAN juga sangat penting. Apalagi, kemunculan Zulkifli Hasan sebagai Capres tidak direspon baik oleh publik. Beberapa survei yang ada, lanjut Pangi, elektablitas Ketua MPR tersebut belum terdongkrak.

"Sekarang daba Zulkifli juga masih kurang. Elektabilitasnya loyo dan PAN ini bisa masalah besok Pilkada 2018 dan Pemilu 2018," pungkasnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya