Pilkada 2024 Tuba, Pasangan Winarti-Reynata Irawan Dapat Surat Tugas dari DPP Partai Gerindra
Alamsyah
Tulangbawang
RILISID, Tulangbawang
— Pasangan Winarti-Reynata Irawan, mendapatkan surat tugas dari DPP Partai Gerindra sebagai pasangan bakal calon (Bacslon) Bupati dan Calon Wakil Bupati Tulang Bawang (Tuba) periode 2024-2029, dikantor DPD Gerindra setempat. Selasa (6/8/2024).
Surat tugas dari DPP Partai Gerindra, diserahkan langsung oleh Sekretaris Partai Gerindra Provinsi Lampung Giri Akbar, dengan didampingi Ketua DPC Gerindra Tuba Aliasan, Ketua DPRD Tuba Sopi'i.
Atas turunnya surat tugas tersebut, Winarti-Reynata Irawan mendapatkan dukungan dari PDIP 8 kursi dan Partai Gerindra sebagai pemenang Pemilu dengan perolehan 9 kursi.
Aliasan mengatakan, sebelum acara ini pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan seluruh PAC dan Ranting Partai Gerindra se-ba dan siap memenangkan RMD menjadi Gubernur serta Winarti-Reynata Irawan Bupati dan Wakil Bupati Tuba periode 2024-2029.
"Baru kali ini acara Gerindra pasang tarup warna merah kombinasi warga putih dan semua bahannya belum dijahit," kata Aliasan.
Menurutnya belum ada jarum dan benangnya, namun kalau sudah ada sebagai kader gerindra siap menjahitnya dan memenangkan Winarti-Reynata pada Pilkada Tuba.
"Saya siap menerima apapun keputusan dari Partai, saya engak takut dipecat dari Partai Gerindra, tapi saya takut dipecat oleh kader Gerindra," imbuh Aliasan.
Sekretaris Gerindra Provinsi Lampung Giri Akbar mengatakan, beberapa kader sempat bertanya kepadanya siapa calon Bupati dan Wakil Bupati Tuba.
Karena jangan sampai Bupati dan Wakil Bupati yang dicalonkan oleh partai Gerindra dan menang Pilkada tidak memikirkan partai.
Apalagi AC dan Ranting yang hadir merupakan ujung tombak partai Gerindra dan ia titip kepada pasangan Winarti-Reynata Irawan agar dapat selalu berkoordinasi dengan semua kader baik kader Gerindra atau PDIP.
Gerindra Tuba
pilkada 2024
Winarti-Reynata Irawan
surat tugas
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
