Pilgub Jateng, Gus Yasin 'Ngarep' Boyolali Jadi 'Lumbung Suara'
Anonymous
Boyolali
RILISID, Boyolali — Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimun, berharap, Kabupaten Boyolali menjadi "lumbung suara" pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018. Alasannya, kini didukung Hanura.
"Kami berharap, Boyolali menjadi salah satu lumbung suara bagi pasangan Ganjar-Yasin. Kami menjaga kampanye dengan damai, agar Pilgub Jateng tidak ada perpecahan. Kami ingin bekerja untuk masyarakat, agar makin sejahtera," ujar Yasin di Pantin Marhen Boyolali, Jateng, Minggu (18/2/2018).
Sebagai informasi, pasangan Ganjar-Gus Yasin mulanya diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), NasDem, Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Belakangan, Hanura mulai merapat. Pasangan ini berhadapan dengan duet Sudirman Said-Ida Fauziah yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Yasin menambahkan, meski dirinya kader PPP yang merupakan partai religi, namun jangan ragukan nasionalismenya. Apalagi, pasangannya Ganjar berasal dari partai nasionalis, PDIP. Dengan demikian, menjadi pasangan yang mempelopori ketahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Negara ini ingin dipecah-pecah. Yang nasionalis dibenturkan dengan religi. Padahal, negara ini bisa merdeka, karena kerja sama antara nasionalis dengan religi. Kami tetap berharap, Boyolali menjadi lumbung suara bagi Ganjar-Yasin," tutup putra politisi senior PPP, KH Maimoen Zubair itu.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
