Pertaruhan Partai Golkar di Pilwakot Bandarlampung
Wirahadikusumah
BANDARLAMPUNG
”Karenanya, wajar ketika muncul pertanyaan di publik, mengapa sampai Partai Golkar sulit mendapatkan koalisi? Peran Pak Arinal pun bakal dipertanyakan,” ujarnya.
Namun, Budkur –sapaan Budi Kurniawan- menilai Arinal saat ini sedang berhitung. Terlebih, Pilwakot Bandarlampung juga barometer pilkada lainnya di Lampung.
”Jadi, saya menilai, Arinal sedang berkalkulasi politik. Dia itu kan politisi. Mungkin sedang berhitung, bagaimana posisi Rycko saat ini,” nilainya.
Terlebih, kata dia, Rycko sebagai calon yang diusung Partai Golkar belum ada daya kejut selama menyosialisasikan dirinya dalam menyongsong Pilwakot.
Seharusnya, terus Budi Kurniawan, Arinal memainkan politik ”asal jangan Eva” untuk memenangkan Rycko.
”Saya usul Pak Arinal juga menyiapkan kader yang bisa memberikan efek untuk mengalahkan Eva Dwiana. Jangan sosialisasi memakai cara tradisional. Seperti yang dilakukan saat ini. Masyarakat kota lebih melek semuanya,” pungkasnya.
Terpisah, Sekretaris DPD I Partai Golkar Bandarlampung Ismet Roni saat dihubungi melalui telepon selularnya enggan berkomentar banyak. Ia mengatakan, rekomendasi Partai Golkar untuk pilkada pada delapan kabupaten/kota di Lampung akan diumumkan serentak.
”Mohon bersabar ya, segera kami umumkan semuanya,” ujarnya, Minggu (31/8/2020) malam.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
