Perindo Ajak Masyarakat Tak Pilih Caleg Bayaran

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

21 Juli 2018 12:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ahmad Rofiq mengajak publik untuk tidak memilih calon anggota legislatif yang terbukti bersedia pindah partai dengan imbalan dana (fee transfer).

"Tolong dicatat garis tebal caleg yang ditransfer tidak boleh dipilih. Jadi, harus dihukum," ujar Ahmad Rofiq, di Jakarta, Sabtu (21/7/2018).

Rofiq mengatakan, transfer caleg ini seperti bursa transfer pemain sepak bola. 

Akibatnya apa yang diperhitungkan hanyalah kuantitas.

"Ini hal yang miris. Yang diperhitungkan bukan kualitas, tapi pada kuantitas, siapa dapat memberikan apa," ujar dia.

Rofiq menegaskan, Perindo adalah salah satu partai yang tidak ikut-ikutan melakukan transfer caleg.

Menurutnya, masuknya sejumlah artis atau pesohor ke Perindo merupakan inisiatif pribadi yang bersangkutan.

Sebelumnya beredar kabar adanya pembayaran dana miliaran rupiah dari partai politik terhadap kader partai lain agar bersedia pindah ke partainya untuk menjadi calon legislatif.

Isu yang disebut transfer caleg ini dinilai merusak integritas.

Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menegaskan partai politik maupun calon anggota legislatif yang terlibat dalam transfer caleg tidak akan peduli terhadap kepentingan rakyat.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya