Pengamat Ini Bocorkan Motif TGB Dukung Jokowi

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

6 Juli 2018 09:23 WIB
Elektoral | Rilis ID
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi (kedua kanan). FOTO: RILIS.ID/Fatah Sidik
Rilis ID
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi (kedua kanan). FOTO: RILIS.ID/Fatah Sidik

RILISID, Jakarta — Direktur Eksekutif Renaissance Political Research and Studies (RePORT), Khikmawanto mengaku tak kaget dengan keputusan Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) untuk mendukung Joko Widodo menjadi calon Presiden 2019. Ia melihat dukungan ke Jokowi secara tiba-tiba karena kurangnya dukungan terhadap TGB.

"Sempat santer TGB dijagokan menjadi capres 2019  namun seiring waktu dukungan tersebut pudar. Walaupun pernyataan secara resmi dari TGB sendiri belum ada mengenai maju tidaknya sebagai capres," katanya melalui siaran pers yang diterima rilis.id, Jakarta, Jumat (6/7/2018).

Ia menilai sosok TGB secara kapasitas layak menjadi capres atau cawapres. Oleh karenanya, TGB butuh dukungan lebih dan tidak cuma didukung dari daerah yang di pimpinnya saat ini yaitu NTB.

"Butuh dukungan luas agar kiprahnya di akui. Persoalnya kemudian saya melihat jikalau dukungan itu masif barangkali akan lain ceritanya TGB akan bertahan dengan keadaan bahwa TGB layak di usung capres maupun cawapres 2019," paparnya.

Ia pun menilai ada dua kemungkinan dukungan terhadap Jokowi ini. Menurutnya mungkin saja TGB punya starategi untuk menaikan namanya lagi atau justru memang mendukung Jokowi dari pilihannya sendiri.

"Seiring memudarnya dukungan terhadap dirinya saya melihat TGB mencoba relistis karena namanya hampir hilang dalam bursa capres maupun cawapres.  Patut kita tunggu apakah ini strategi TGB untuk menaikan namanya lagi dengan bermanuver sehingga dilirik oleh parpol atau memang keputusan TGB ini murni dari hati nurani," tutupnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya