Pengamat: Gatot Dibutuhkan Prabowo untuk Lawan Moeldoko
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, mengatakan, nama mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo kemungkinan diusulkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai cawapres Prabowo Subianto.
Selain sebagai jalan tengah, kata Said, Gatot juga dianggap penting bagi Prabowo untuk menyaingi keberadaan Moeldoko di poros Joko Widodo yang juga pernah menjadi Panglima TNI.
"Di kubu petahana saat ini saya dengar kabar bahwa nama Moeldoko kembali menguat untuk dipasangkan dengan Jokowi," kata Said kepada rilis.id, Senin (6/7/2018).
Said menjelaskan, Prabowo merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI dengan pangkat terakhir bintang tiga. Sehingga, menurutnya, PAN mungkin menganggap Prabowo perlu tokoh militer lain yang berpangkat jenderal bintang empat untuk menyaingi Moeldoko.
"Nah, agar Prabowo tidak dikecilkan dengan urusan bintang-bintangan itu, maka diajukanlah nama Gatot Nurmantyo yang juga punya bintang dalam jumlah yang sama dengan Moeldoko," ujarnya.
Said menyebut, Pilpres 2019 akan menjadi menarik bila Jokowi berpasangan dengan Moeldoko dan Prabowo bersama Gatot. Pasalnya, pilpres itu menjadi pertarungan para pensiunan jenderal TNI Angkatan Darat.
"Maka pada Pilpres 2019 nanti mungkin saja akan terjadi perang bintang yang menjadi medan tempur bagi para jenderal," tandasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
