Pemerintahan Transparan, Prabowo Gunakan Sistem Informatika untuk Berantas Korupsi
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, bertekad menciptakan pemerintahan yang transparan bersih dari korupsi. Ia pun menyinggung betapa parahnya praktik rasuah itu di Indonesia.
"Korupsi di Indonesia sangat parah, kalau penyakit sudah stadium empat. Di mana-mana saya bertemu dengan rakyat, mereka ingin negara yang bersih bebas dari korupsi," ujar Prabowo dalam debat ke-4 di Hotel Sangrila, Jakarta, Sabtu (30/3/2019).
Karenanya, mantan Danjen Kopassus itu mendukung penggunaan teknologi informatika untuk menciptakan pemerintahan yang efektif dan bersih dari korupsi. Prabowo menyampaikan ingin mempunyai single identity card tanpa terlalu banyak kartu.
"Kita harus gunakan single identity card tanpa banyak kartu. Tujuan adalah kesejahteraan rakyat," kata Prabowo
Prabowo menilai, teknologi informasi sangat penting dalam pemerintahan yang transparan. Sebab dari situ dapat diketahui kejelasan tujuan anggaran.
"Segala macam sistem yang baik tapi kalau tujuannya tidak jelas maka yang kita mau capai pemerintahan efektif bersih dari korupsi. TI adalah senjata efektif untuk mencapai itu. Misal, tingkatkan kembali rasio pajak kita, kita bisa tegakkan TI dengan cepat, sekarang rasio pajak turun. Kita bisa kembalikan 16 persen. Kita bisa perbaiki kesejahteraan pemerintah, gaji-gaji kualitas hidup aparat pemerintah kita," ungkap dia.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
