Paripurna 'Sepele', cuma Bahas Tukar Posisi Panlih ke Pansus
Juan Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Panitia Pemilihan Calon Wakil Bupati (Panlih Cawabup) Mesuji jadi sorotan lagi. Kali ini dari internal legislatif itu sendiri
Satu hari setelah ketuanya Fuad Amrulloh, mundur, DPRD menggelar paripurna ulang penyampaian nama-nama panlih, Rabu (6/5/2020).
Terjadi perubahan. Anggota panlih dari Fraksi Bersatu, Umiyah, diganti Untung dari PPP. Sedangkan Umiyah (Perindo) sendiri masuk panitia khusus (pansus) LKPj bupati.
Salah satu anggota DPRD dari Partai Gerindra, Suyadi, pun menginterupsi.
”Saya mau tanya dan minta ketegasan DPRD Mesuji ini. Apakah nanti ada paripurna-paripurna lagi kalau ada fraksi yang mengganti utusannya sebagai anggota panlih?” cetusnya.
Ia meminta ke depan tidak ada lagi rapat paripurna hanya lantaran masalah 'sepele' itu.
Sedangkan Fuad Amrulloh yang sebelumnya terpilih secara aklamasi sebagai ketua panlih, menjelaskan dia mundur demi menjaga netralitas panlih.
Sumber di panlih menyebutkan, panlih akan dikembalikan ke titik nol. Supaya jangan ada manuver yang tidak jelas.
Selain itu satu partai pengusung, yakni PKS, hingga saat ini belum memberikan rekomendasi apapun terkait pemilihan calon wakil bupati Mesuji.
Terpisah, Ketua DPD PKS Mesuji, Maulani, mengatakan pihaknya tidak bersurat ke DPRD karena tidak pernah diajak oleh koalisi untuk memulai tahapan. Atau berbicara mengenai tahapan pemilihan cawabup.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
