Paripurna Ricuh, Hujan Interupsi hingga Upaya Rebut Pimpinan Sidang
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Rapat paripurna DPRD Lampung tentang pembentukan Pansus Money Politic, Kamis (5/7/2018) berlangsung panas. Paripurna pun diwarnai kericuhan.
Mulai hujan interupsi hingga upaya mengambil alih pimpinan sidang mewarnai paripurna itu. Paripurna akhirnya diskors dan akan dilanjutkan besok, Jumat (6/7/2018).
Rapat yang dimulai sekitar pukul 14.00 Wib. Satu jam kemudian, paripurna dihujani interupsi dari fraksi yang menolak serta yang mendukung pembentukan pansus itu.
Pantauan rilislampung.id, paripurna sudah pada tahap proses pembahasan anggota pansus yang diusulkan dari utusan komisi dari masing-masing fraksi-fraksi.
Pansus pun sudah disetujui dengan hadirnya 45 anggota DPRD Lampung artinya sudah memenuhi kuorum.
Pimpinan sidang, Dedi Afrizal, Imerdarius, Johan Sulaiman dan Ismet Roni.
Pimpinan sidang yang juga Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal menanyakan kepada anggota yang sudah hadir pada paripurna, apakah dapat disetujui?
"Disetujui" kata anggota yang sudah hadir.
Selanjutnya adalah pembacaan utusan dari anggota fraksi masing-masing partai.
Dari PDIP ada yang diusulkan adalah Mingrum Gumay, Bambang Suryadi Watoni Noerdin, kemudian dari Fraksi Demokrat Yandri Nazir, Raden Muhammad Ismail, M. Junaidi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
