PAN: Surat Terbuka untuk Amien Rais Aneh, Tak Perlu Ditanggapi 

Sukma Alam

Sukma Alam

Jakarta

27 Desember 2018 09:03 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Saleh Partaonan Daulay menilai banyak keanehan dan keganjilan dari surat terbuka yang disampaikan lima pendiri partai, yang meminta Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengundurkan diri dari partai tersebut.

"Amien Rais dan PAN tentu tidak perlu menganggap serius terhadap surat tersebut. Sebab, ada banyak keanehan dan keganjilan dari surat tersebut yang perlu dipertanyakan," kata Saleh di Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Hal itu dikatakannya terkait surat terbuka yang mengatasnamakan lima pendiri PAN, yaitu Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohammad, Toeti Heraty, dan Zumrotin yang meminta Amien Rais mundur dari PAN.

Saleh menjelaskan, keganjilan pertama, surat tersebut ditulis dan ditandatangani oleh mereka yang sudah lama sekali tidak aktif dan tidak mengikuti isu dan arah perjuangan politik PAN sehingga tidak jelas landasan dan pijakan mereka dalam menulis surat tersebut.

Kedua menurut dia, fakta menunjukkan bahwa Amien Rais masih tetap konsisten dalam memperjuangkan reformasi dan berupaya membawa perbaikan bagi bangsa Indonesia.

"Kalaupun ada perbedaan dengan pemerintah yang berkuasa, itu harus dimaknai sebagai bagian dari semangat untuk memperbaiki kehidupan sosial politik yang dinilainya belum berpihak sepenuhnya bagi kesejahteraan rakyat," ujarnya dilansir Antara.

Dia menjelaskan, keganjilan ketiga, permintaan agar Amien Rais mundur dari kehidupan organisasi sosial dan politik adalah bentuk mencederai demokrasi dan potensial melanggar UUD 1945, khususnya pasal tentang kebebasan bersyarikat dan berkumpul.

Dia menilai, Amien Rais sebagai warga negara dijamin hak-haknya untuk berkiprah di organisasi mana pun termasuk organisasi politik. Keempat menurut Saleh, secara kepartaian, Amien Rais tidak terlibat langsung dalam mengurus dan mengambil keputusan di PAN.

"Malah justru sebagai ketua dewan kehormatan, para pengurus DPP PAN yang sering meminta pendapat dan nasehat beliau," katanya.

Dia mengatakan keganjilan kelima, aktivitas Amien Rais di luar PAN tidak terkait dengan kiprah dan garis politik PAN secara langsung sehingga itu adalah hak dan kewajiban Amien Rais yang justru dapat dinilai sebagai bagian dari upaya menjaga moral dan keadaban bangsa.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya